agen judi online

Apakah Judi Online Halal atau Haram

Situs Judi Online – Apakah Judi Online Halal atau Haram jika dimainkan oleh setiap orang. Al – Qur’an, seperti yang kita ketahui, adalah kitab suci umat Muslim sebagai pedoman menjalani kehidupan mereka. Isi dari kitab Al-Qur’an penuh dengan nasehat bermanfaat tentang apa yang harus dan tidak boleh Anda lakukan agar bisa sedekat mungkin dengan Allah, dan kami masih mengikutinya hingga hari ini. Apa yang sering kita lupakan, bagaimanapun, adalah bahwa itu ditulis lebih dari 1.400 tahun yang lalu, dan nabi Muhammad SAW, tidak memiliki cukup waktu ke depan untuk menasihati kita tentang segala sesuatu secara mutlak sepanjang masa.

Dan sementara banyak nasihat Al-Qur’an yang masih relevan sampai hari ini, masyarakat telah mengenal modern dan teknologi telah menciptakan hal baru yang mungkin kita alami, dan bingung tentang apakah kita diperbolehkan melakukan hal tersebut dan dilarang atau tidak. tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an. Salah satu teknologi baru tersebut adalah judi online deposit pulsa yang semakin populer. Saat mereka secara bertahap disahkan di seluruh dunia serta semua orang bebas untuk meng aksesnya.

Apa itu Halal dan Haram?

Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh Al-Qur’an, baik secara eksplisit maupun implisit. Jika sesuatu tidak dinyatakan secara langsung sebagai dosa, dan kita tidak dapat menanggungnya secara wajar sehingga dianggap berdosa, maka itu halal.

Di sisi lain, Haram adalah semua hal yang secara eksplisit dinyatakan sebagai dosa dan menjauhkan seseorang dari Allah. Makanan seperti babi, lemak babi dan vanili, serta minuman keras seperti alkohol, tembakau atau obat-obatan. Perbuatan tertentu juga dianggap haram, seperti perzinahan, hubungan seksual saat wanita sedang menstruasi, memakai kain sutra oleh laki-laki, dll. Daftar lengkap hal-hal yang dianggap haram tidak terlalu panjang, dan kebanyakan Muslim diajarkan di usia yang sangat dini untuk membedakan.

Apakah Berjudi Online Diperbolehkan atau Tidak?

Itu sebenarnya pertanyaan yang agak rumit. Banyak ulama akan memberi tahu Anda secara mutlak bahwa perjudian dan taruhan adalah haram dan dosa yang sangat besar. Mereka mendukung argumen mereka dengan ayat-ayat dari Al-Qur’an, seperti:

“Mereka bertanya kepadamu tentang anggur dan judi. Katakanlah: “Di dalamnya ada dosa besar dan beberapa keuntungan bagi manusia; tetapi dosanya lebih besar daripada untungnya.” [Al-Qur’an Mulia, 2:219] Dan juga:

“Hai orang-orang yang beriman! Minuman keras dan judi, batu, dan anak panah, adalah kekejian yang merupakan pekerjaan Setan: jauhilah yang demikian, agar kamu beruntung.” [Al-Qur’an Mulia, 5:90]

Nah, di sana kita dapat menegatahuinya dengan jelas, dan itu tetera sangat jelas hitam di atas putih, tidak ada ambiguitas sama sekali bahwa di dalam perjudian adalah dosa dan kekejian termasuk perjudian online.

Sementara Al-Qur’an mengutuk perjudian pada beberapa bagian, dan Nabi Muhammad SAW dengan beberapa hadistnya. Kutipan beliau ini dapat ditemukan dalam beberapa hadist yang shahih “Hal yang Sangat Dilarang dalam Islam”, oleh ulama Muslim Sheik Yusuf Al-Qaradhawi.

Harap perhatikan bagaimana dia telah mengatakan bahwa perjudian adalah sesuatu perbuatan yang keji. Nabi Muhammad SAW telah mengatakan apa pun yang melarang perjudian. Tidak hanya itu dia juga, jika terlanjur berbuat demikian maka keuntungannya harus disumbangkan untuk amal. Jika kita melihat lebih dekat pada Quran, kita sebenarnya dapat menemukan hal yang sama di dalamnya juga. Berikut kutipannya:

“Mereka bertanya kepadamu tentang anggur dan judi. Katakanlah: “Di dalamnya ada dosa besar dan beberapa keuntungan bagi manusia; tetapi dosanya lebih besar daripada untungnya.”

Artinya bermain di kasino judi online terbaik adalah dilarang. Al-Quran cukup jelas bahwa semua pendapatan dan kekayaan Anda harus diperoleh melalui kerja keras Anda sendiri. Memenangkan jackpot dan menyimpannya untuk diri sendiri adalah dosa yang sangat berat.

Tetapi jika Anda tidak pernah menarik keuntungan dari kasino, atau jika Anda melakukannya dan menyumbangkannya untuk amal, maka insya’Allah dosa itu akan diampuni. Kami bahkan percaya bahwa kegiatan ini memberikan sejumlah besar uang yang telah Anda menangkan melalui perjudian kepada orang miskin pada akhirnya akan akan dapat menutupi dosa yang telah Anda perbuat dalam permainan judi online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *